Belum terdaftar? ..
      Anda berada di :  
Periodic Inventory System (Cara 1) PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Lily W. Lehmann   
Kamis, 08 Januari 2009

Menyambung tulisan / artikel sebelumnya, di bawah ini adalah cara menerapkan Sistem Persediaan dengan Metode Periodik (Periodic Inventory System) yang pertama.

Langkah 1

Buat perkiraan persediaan mis.: Stock On Hand (Asset) dan perkiraan Pembelian / Purchases (tipe perkiraan : Cost of Sales). Kedua perkiraan harus Detail Accounts (Postable).

Langkah 2

Buat Item di persediaan dan tandai pada kolom 'I Buy This Item' dan 'I Sell This Item'. kolom Expense Account for Tracking Costs harus di-link ke perkiraan Purchases. Pilih perkiraan pendapatan yang sesuai sebagai link account pada kolom Income Account for Tracking Sales.


 

Perhatikan: Pada metode ini, kolom 'I Inventory This Item' tidak boleh ditandai / tick mark. Ini berarti bila Item yang dibeli akan langsung dibukukan pada perkiraan harga pokok penjualan. Ketika Item tersebut dijual, tidak ada pencatatan pada perkiraan harga pokok penjualan.

Untuk dapat melaporkan nilai persediaan yang dimiliki, pada akhir periode akan ada beberapa jurnal yang harus dibuat. Hal ini akan dibahas di bawah ini.

Langkah 3

Jika pada awal tahun fiskal ada saldo pada perkiraan Stock on Hand / Persediaan, anda perlu mempersiapkan Jurnal Umum untuk mendebet perkiraan Purchases dan meng-kredit perkiraan Stock on Hand anda. Nilai yang harus dimasukkan adalah nilai perkiraan persediaan (Stock on Hand) pada akhir tahun sebelumnya.


Efek dari jurnal umum ini akan membuat nilai Stok on Hand (Persediaan) menjadi nol.

Langkah 4

Pada akhir periode pelaporan keuangan, (misalnya akhir Bulan, Triwulan atau Tahun) anda perlu membuat penyesuaian pada perkiraan Purchases untuk mencerminkan nilai persediaan yang anda miliki. Pertama, melakukan stok-opname dan menentukan nilai persediaan pada akhir periode pelaporan keuangan. Selanjutnya, mempersiapkan Jurnal Umum untuk membukukan nilai persediaan yang diperoleh dari proses stok-opname di atas. caranya : Debet perkiraan Stock on Hand/Persediaan dan kredit perkiraan Purchases dengan nilai yang peroleh di atas.


 

Langkah 5

Cetak Laporan Laba Rugi & Neraca.

 

Langkah 6

Pada hari pertama periode pembukuan berikutnya, siapkan Jurnal Umum untuk membalikkan efek dari Jurnal Penutup Penyesuaian Persediaan. Debet perkiraan Purchases dan kredit perkiraan Stock on Hand dengan nilai yang sama dengan nilai yang dimasukkan pada Langkah 4.



Setelah jurnal di atas anda buat maka perkiraan Stok on Hand harus kembali ke '0'. Pada akhir periode laporan keuangan selanjutnya, ulangi langkah-langkah ke 4 dan 5 untuk secara akurat mencerminkan nilai Cost of Sales (Harga Pokok Penjualan) di Laporan Laba Rugi dan nilai Stock on Hand Persediaan di Neraca.

 

Hits: 1580
Comments (1)Add Comment
...
written by ichwan, Januari 13, 2009
Bu Lily, dengan pakai cara ini artinya kita ngga punya nilai inventory per barang dong? terus kapan kita perlu pakai cara ini? karena menurut saya cara yang disediakan MYOB lebih praktis dan ngga repot
report abuse
vote down
vote up
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy




Digg!Google!Technorati!StumbleUpon!
Pemutakhiran Terakhir ( Minggu, 25 Januari 2009 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >