|
Warung Kang Miyo - Nah ini memang lagu lama : 'Software Bajakan', tapi memang lagu lama yang masih merdu untuk banyak pengguna perorangan dan perusahaan di Indonesia. Kasus yang kelihatannya ngga bakal dengan mudah bisa kita atasi, masalahnya dari dulu udah cukup jelas yaitu 'kemauan' dan 'kemampuan'.
KEMAMPUAN : Untuk banyak usaha kecil memang harga piranti lunak ini 'terasa' cukup mahal, terutama bila mereka memerlukan fitur multi-user, sehingga harus membeli versi Premier plus lisensi untuk menambah jumlah user yang bisa menggunakannya secara paralel. Sebenarnya kalau kita dengan bijak mempertimbangkan kehandalan (reliabilty), kemudahan pengoperasian, kelengkapan fitur dan banyak lagi kelebihan yang dimiliki oleh piranti lunak ini, harga yang ditawarkan adalah 'sangat wajar' dan berbanding lurus dengan tingkat perkembangan perusahaan, sama sekali 'TIDAK MAHAL'. Bayangkan dengan harga yang relatif sama dengan gaji sebulan seorang manajer tingkat menengah, anda sudah bisa mendapatkan alat bantu yang dapat menyajikan hampir seluruh informasi yang anda butuhkan dalam mengelola perusahaan (management accounting), serta dapat menyajikan seluruh laporan keuangan beserta lampiran yang dibutuhkan (financial accounting) dengan sangat mudah, bukan hanya untuk penggunaan satu bulan tapi untuk selamanya, pekerjaan yang 'tanpa' piranti ini memerlukan beberapa orang dengan tingkat ketelitian dan kemampuan analisa yang tinggi dan bekerja dengan cepat dan akurat, yang tentu saja dengan akumulasi gaji yang sangat tinggi. Jadi apakah menurut anda 'INVESTASI' ini masih mahal? akhirnya semua kembali ke alasan kedua : KEMAUAN. Satu hal yang perlu diketahui oleh para pengguna software bajakan, anda tidak akan tahu apakah software yang anda gunakan AMAN atau tidak. Saya mempunyai beberapa pengalaman dalam melakukan implementasi MYOB di perusahaan yang sebelumnya menggunakan versi bajakan yang akhirnya 'terpaksa' membeli versi asli karena tidak dapat lagi meng-input data lanjutan dengan menggunakan 'software bajakan'-nya. Hal ini dapat terjadi karena software bajakan yang banyak beredar merupakan versi Beta dan Trial, bukan Full Version, tentunya bukan pengalaman yang menyenangkan bila harus kehilangan data keuangan kesalahan seperti ini.
|